Rindu dalam Sepi
Tidak seperti biasanya
di pagi ini, tak ada yang dapat kutuliskan
tentang mentari
untuk kubingkai dalam bait-bait puisi
Sederet kata-kataku telah hilang
di tengah-tengah rimbunnya kerinduan
yang terus tumbuh dalam sepi
terguyur rintik hujan penuh kesunyian
Tak ada lagi yang dapat kutulis
meski waktu t'lah membangunkanmu
dari sisa-sisa mimpi yang tengah kau daki
semalam: saat bulan tersenyum manis mengiringi menanti pagi
Malang, 18 Januari 2016
Tidak seperti biasanya
di pagi ini, tak ada yang dapat kutuliskan
tentang mentari
untuk kubingkai dalam bait-bait puisi
Sederet kata-kataku telah hilang
di tengah-tengah rimbunnya kerinduan
yang terus tumbuh dalam sepi
terguyur rintik hujan penuh kesunyian
Tak ada lagi yang dapat kutulis
meski waktu t'lah membangunkanmu
dari sisa-sisa mimpi yang tengah kau daki
semalam: saat bulan tersenyum manis mengiringi menanti pagi
Malang, 18 Januari 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar